Pages

Translate

Jumat, 22 Februari 2013

Pembuatan Tape Ketan Hitam


A.    Alat & Bahan
Alat :   1. Dandang
            2.  Kompor
            3. Baskom
            4. Sendok
            5. Besek
            6. Daun Pisang
Bahan : 1. Ketan Hitam
            2. Air
            3. Daun Ragi
            4. Ragi
B.     Cara Kerja
1.      Cuci ketan hingga bersih
2.      Rendam ketan selama kurang lebih 2 jam
                      
3.      Kemudian Tiriskan
4.      Nyalakan kompor dan tunggu hingga air didalam dandang mendidih
5.      Lalu masukkan ketan kedalam dandang
6.      Ratakan permukaan ketan dan kukus ketan selama 20 menit
7.      Sambil menunggu ketan dikukus, siapkan daun sager
8.      Campurkan air bersama daun sager lalu peras hingga air menjadi berwarna hijau
9.      Saring air daun sager
10.  Setelah 20 menit angkat ketan dari dandang dan masukkan kedalam baskom
11.  Masukkan perasan air daun sager kedalam baskom dan aduk bersama ketan hingga rata
12.  Diamkan selama 15 menit
13.   Setelah didiamkan selama 15 menit lalu ketan dikukus kembali selama 20 Menit
14.  Setelah di kukus lalu tape diangkat dan didinginkan
15.  Setelah dingin beri taburan ragi diatas ketan
16.  Masukkan ketan kedalam besek dan tunggu fermentasi dari ketan menjadi tape

C.    Hasil
Ketan di campur ragi menghasilkan tape yang mengandung alkohol karena dibuat dengan proses peragian atau fermentasi yang mengubah beras ketan menjadi tape. Pada saat peragian atau fermentasi
D.    Pembahasan
Setelah melakukan penelitian selama 3 hari tentang pembuatan tape ketan hitam, kami dapat membahas bagaimana tape ketan hitam dibuat, memaparkan faktor-faktor yang terlibat dalam pembuatan ataupun dalam proses fermentasi tape. Tape ketan hitam ini merupakan suatu bioteknologi yang dikategorikan kedalam bioteknologi tradisional/konvesional. Hasil dari tape yang kami coba ternyata ketan tersebut menjadi terasa manis dan agak terasa bau alkohol, setelah kami meneliti dan membaca dari berbagai sumber ternyata pada tape ketan itu terjadi proses fermentasi yang menyebabkan ketan menjadi berbau alkohol dan  terasa manis.
 Terlalu banyak mengkonsumsi tape dapat menimbulkan infeksi pada darah dan gangguan sistem pencernaan. Selain itu, beberapa jenis bakteri yang digunakan dalam pembuatan tape berpotensi menyebabkan penyakit pada orang-orang dengan sistem imun yang terlalu lemah seperti anak-anak balita, kaum lanjut usia, atau penderita HIV. Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, konsumsi tape perlu dilakukan secara terkendali dan pembuatannya serta penyimpanannya pun dilakukan dengan higienis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comments Utility

Cari Blog Ini